[REVIEW] 7 Alasan Kenapa “Woman of Dignity” Layak Masuk Daftar Drama Terbaik Tahun Ini

Source: dramaunits.com

Drama yang ditulis oleh Baek Mi Kyung (penulis Strong Woman Do Bong Soon) ini berhasil melampaui rekornya sendiri. Menyelesaikan masa penayangan sepanjang 20 episode, drama yang menduetkan dua aktris papan atas, Kim Hee Sun dan Kim Sun Ah ini sukses menjadi drama yang paling diperbincangkan selama dua bulan ke belakang.  Ratingnya bahkan menembus angka 12%, sebuah raihan yang fantastis untuk ukuran TV kabel, sekaligus rekor terbaik yang dipegang oleh JTBC. Apa sih yang membuat drama yang tayang akhir pekan ini mendapat begitu banyak cinta? Berikut 7 alasan yang bisa Pio paparkan buat kamu!

 

#1 Bukan Kisah Romantis Kebanyakan

Source: kdramapal.com

Setelah di Strong Woman Do Bong Soon Baek Mi Kyung sukses bikin penonton muda senyum-senyum karena Park Bo Young dan Park Hyung Shik, kali ini ia mencoba sesuatu yang baru. Kisah wanita-wanita sosialita dan segala problematikanya. Woman of Dignity memusatkan cerita pada dua orang perempuan dengan latar belakang berbeda, Woo Ah Jin (Kim Hee Sun) dan Park Bok Ja (Kim Sun Ah). Park Bok Ja yang seorang wanita biasa, merasa begitu terpukau saat bertemu Woo Ah Jin yang seorang menantu keluarga kaya. Bukan hanya pada kehidupan glamornya, namun segala hal yang ada pada diri Woo Ah Jin membuat Park Bok Ja menyimpan impian sendiri: ia ingin menjadi seperti Woo Ah Jin.

Park Bok Ja akhirnya menyusun siasat dengan cara menjadi perawat jompo untuk Ahn Tae Dong (Kim Yeong Geon), mertua Woo Ah Jin dan menggodanya agar Ahn Tae Dong jatuh cinta padanya. Setelah masuk dalam keluarga itu, satu demi satu bencana mulai terjadi dan membuatmu makin tak sabar menantikan endingnya.

 

#2 Duet Solid Kim Sun Ah dan Kim Hee Sun

Baca juga   6 Hal Manis yang Bakal Kamu Rasakan Setelah Menonton “Fight My Way”
Source: livejournal.com

Kim Hee Sun dan Kim Sun Ah bukanlah aktris sembarangan. Karir mereka yang panjang dan prestasi akting keduanya membuat Pio sedikit sulit percaya, kenapa kru memutuskan untuk menyandingkan mereka berdua. Pasalnya, selain karena image dan popularitas yang sama besar, apa nanti tidak ada salah satu yang merasa dinomorduakan?

Setelah menonton dramanya, Pio akhirnya paham betul bahwa kru sama sekali tidak salah memilih mereka berdua. Porsi cerita mereka sama besarnya dan kita sama-sama akan diajak menyelami problematika yang dialami Woo Ah Jin maupun Park Bok Ja. Dua karakter yang bertolak belakang namun membuat bisa jatuh cinta pada keduanya.

 

#3 Dunia Nyata Kaum Sosialita

Source: entervideo.net

Ada satu quote dalam Woman of Dignity yang menurut Pio sangat mengena. “Segala sesuatu memang terlihat lebih indah dari kejauhan. Yang memukaumu itu, kadang hanya cantik jika dilihat dari luar.” Begitu juga dengan kehidupan para wanita-wanita kaya dengan suami-suami mereka yang sukses.

Woo Ah Jin sendiri adalah istri Ahn Jae Suk, putera Ahn Tae Dong yang mengurus bisnis kertas keluarganya. Alhasil Ah Jin yang tadinya hanya anak yatim yang hidupnya sederhana, otomatis ikut menjadi bagian kaum sosialita. Bedanya, dia tetaplah wanita mandiri yang bijaksana. Pio salut sekali dengan sikap-sikap yang diambil Ah Jin sepanjang drama, termasuk saat sang suami berselingkuh dengan wanita yang merupakan kenala Ah Jin sendiri. Karakternya tidak meledak-ledak, dan elegan dengan gayanya sendiri.

Di lingkungan Ah Jin, masih ada Cha Ki Ok (Yoo Seo Jin) yang suaminya seorang dokter yang meskipun kelihatan gentleman dan lurus, tapi ternyata berselingkuh dengan Oh Kyung Hee (Jung Da Hye), temannya sendiri. Oh Kyung Hee sendiri adalah korban KDRT dan perselingkuhannya dengan suami Gi Ok adalah sebuah bentuk pelarian. Setelahnya, masih ada Kim Hyo Joo yang terang-terangan menerima perselingkuhan sang suami dan akhirnya ikut berselingkuh juga. Lucunya lagi, mereka semua kelihatan (setidaknya berusaha untuk terlihat) tetap baik dan sempurna di depan semua orang.

Baca juga   [REVIEW] Because I Love You dan Kisah Cinta Sang “Cupid”

 

#4 Misteri yang “Dapet Banget”

Source: dramabeans.com

Kalau di awal banyak yang menyebut Woman of Dignity cuman cerita soal selingkuh, itu sama sekali nggak bener. Bayangkan saja, adegan awal di episode satu tentang kematian Park Bok Ja saja sudah membuat Pio bengong sekaligus penasaran. “Kenapa di awal tahu-tahu pemeran utamanya sudah mati?” Dari potongan adegan kematian Park Bok Ja inilah kita diajak menyingkap satu demi satu rahasia setiap karakter dalam drama yang semuanya.. mengejutkan!

 

#5 Setiap Karakter Memberi Pembelajaran Masing-masing

Source: koreahdmi.com

Saat melihat Woo Ah Jin yang nyaris sempurna diselingkuhi sang suami, semua penonton pasti setuju betapa nggak adil dan betapa jahatnya suami Ah Jin. Ah Jin pun merasa begitu sampai akhirnya sepotong dialog yang diucapkan oleh Ahn Ji Hoo (putri Woo Ah Jin dan Ahn Jae Suk yang masih berumur 10 tahun) membuat Pio tersadar. “Mungkin ini salah kita juga, Bu. Kita seharusnya lebih mencintai Ayah. Mari kita beri dia cinta yang banyak.”

Ah Jin kemudian sadar bahwa penyebab perselingkuhan Ahn Jae Suk terjadi bukan berasal dari diri suaminya saja, tapi dari dirinya juga. Sikapnya yang cenderung superior bahkan perkenalan Ahn Jae Suk dengan Yoon Seong Hee (selingkuhannya) juga terjadi karena Ah Jin. Meski tetap saja sih, perselingkuhan Ahn Jae Suk itu tidak bisa dibenarkan.

Masalah-masalah yang melingkupi setiap karakter dalam Woman of Dignity nggak ada satupun yang terasa sia-sia. Ada hal-hal kecil yang bisa ikut kita pelajari. Bahkan Park Bok Ja yang terkesan seperti antagonis pun, punya rahasia sendiri yang akan membuatmu bersimpati padanya.

 

#6 Makjang yang “Nggak Makjang”

Baca juga   [REVIEW] 5 Alasan Kenapa Reality Show JTBC “Hyo Ri Bed and Breakfast” Adem Untuk Ditonton
Source: hancinema.net

Drama makjang biasanya adalah genre drama yang dipenuhi dengan intrik dan adegan-adegan yang membuat mata terbelalak kaget. Kebanyakan drama keluarga tentang perselingkuhan, rahasia kelahiran hingga perebutan harta termasuk drama makjang. Drama makjang biasanya lebih banyak digemari ibu rumah tangga, mirip sinetron stripping lah kalau di TV lokal kita.

Woman of Dignity juga memenuhi berbagai kriteria untuk kita sebut sebagai drama makjang. Meski begitu, seperti judulnya, Woman of Dignity bukan hanya sekadar drama makjang biasa. Bisa dibilang ini adalah drama makjang yang tampil elegan.

 

#7 Dipenuhi dengan Quote-quote Bagus

Source: inkinews.com

Satu hal lagi yang membuat Pio jatuh cinta pada drama ini adalah betapa cerdasnya Baek Mi Kyung memainkan dialog-dialog tiap karakternya. Ia memfilosofikan Matisse dan Kadinsky versi Park Bok Ja sebagai ‘senjata’ saat ia menggunakannya untuk mencuri hati Woo Ah Jin agar mempekerjakannya. Filosofi lantai kaca dan langit-langit kaca sebagai gambaran pemisah antara golongan atas dengan golongan bawah, hingga mengibaratkan orang miskin yang ingin naik ‘kelas’ sebagai ikan salmon yang berusaha berenang di arus deras.

Judul awal setiap episodenya juga bagus-bagus banget. Yang paling Pio ingat adalah “The Curtain Call” yang merupakan judul episode terakhir. Kalau The Curtain Call yang sebenarnya adalah ucapan salam terakhir sebelum seorang pemain teater saat ia pamit mundur pada penonton, maka oleh Baek Mi Kyung The Curtain Call diibaratkan sebagai kematian alias pamitnya manusia sebelum dia meninggal dunia. Keren, ya?

 

Kalau kamu kangen dengan sesuatu yang serius tapi nggak membuat banyak mikir, nggak ada salahnya menonton salah satu drama terbaik tahun 2017 ini.

What Do You Think?