[REVIEW] Tunnel, Another OCN Masterpiece!

5009_Tunnel_Nowplay_Small

Auuu~~ Sobat Pio ada yang sudah nonton Tunnel belum? Bukan The Tunnel filmnya Ha Jung Woo yang box office itu, ya. Tapi Tunnel, drama terbaru OCN yang dibintangi Abang manis Choi Jin Hyuk. Kalau belum dan sedang mempertimbangkan, yuk baca ulasan Pio tentang drama yang baru tayang 2 episode ini!

Source: hancinema.net
Source: hancinema.net

Tunnel menceritakan tentang Park Kwang Hoo (Choi Jin Hyuk) seorang detektif kasus pembunuhan di Kepolisian Hwayang pada tahun 1986. Dia dihadapkan dengan kasus pembunuhan berantai para wanita di lingkungannya, bermula dari tahun 1985 dan terus berlanjut hingga mendekati akhir 1986. Ketika menemukan sedikit titik terang perihal si pelaku—yang dicurigainya merupakan pelajar SMU psiko bernama Jung Ho Young—secara misterius dia terlempar ke masa 30 tahun kemudian : tahun 2016, usai diserang oleh tersangka di terowongan yang juga menjadi salah satu TKP pembunuhan. Dia yang berasal dari masa 30 tahun lalu pun kebingungan dengan perubahan drastis seluruh penjuru negeri—dimana terjadi dalam satu malam saja baginya. Namun, secara misterius, dia seolah mendapatkan berbagai kemudahan di zaman yang teramat asing baginya itu. Dia mendapat posisi di Tim Kejahatan Serius Unit Satu Kepolisian Hwayang, menggantikan seorang bocah kelahiran 1988 yang memiliki nama serupa dengan dirinya namun menghilang tanpa jejak. Meminjam identitas ‘Park Kwang Hoo yang lain’ itu, Kwang Hoo senior pun mendapat tempat tinggal serta segala keperluan penunjang di era modern. Dia pun berpartner dengan Kim Sun Jae (Yoon Hyun Min) dan Shin Jae Yi (Lee Yoo Young) dalam memecahkan kasus. Meski tampak mudah, Kwang Hoo tetap ingin kembali ke masa lalu karena mencemaskan Shin Yoon Seok ( Lee Shi Ah)—isterinya. Namun, sekeras apa pun mencoba, Kwang Hoo tidak dapat pulang. Namun, kasus pembunuhan serupa dengan insiden tahun 1985-1896 justru muncul di tahun 2016 ini, sehingga dia dan rekan-rekannya berupaya mengungkap si pelaku yang tak kunjung tertangkap.

Source: blog.asianwiki.com
Source: blog.asianwiki.com

Awal produksi drama ini beserta jajarannya diumumkan, Pio sih nggak terlalu tertarik. Berekspektasi pun enggak. Bisa dibilang, masuk list drama yang nggak masalah untuk baru ditonton setelah tamat, alias bukan list ongoing. Terlebih komentar-komentar netizen yang membandingkan drama ini dengan TvN ‘Signal’—mengingat kasus yang diangkat serupa dan dibumbui fantasi antara hubungan masa lalu dengan masa depan—membuat Pio semakin berpikir ulang untuk menonton. Tapi dasar Pio tergiur wifi gratis yang bertebaran, akhirnya saat ‘Tunnel’ premiere pun, langsung download dan bahkan nonton episode perdana dengan teknik ngalbu alias tanpa subtitle. Sebenarnya sih, Pio memang suka menonton pilot sebuah drama dengan cara kayak gitu untuk memutuskan lanjut mengikuti atau di-drop seketika. Bayangin, kalau ditonton tanpa subtitle dan nggak begitu menguasai bahasanya saja sudah keren, apalagi kalau sudah ada subtitlenya!? (Psst… anggap ini tips dari Pio, yes! *LoL)

Baca juga   [REVIEW] 7 Hal yang Bikin Kamu Wajib Nonton Drama OCN “Duel”
Source: hancinema.net
Source: hancinema.net

Dan, hasilnya setelah Pio menonton episode perdana? Kalau di iklan ada jargon ‘kayak ada manis-manisnya gitu’, maka nonton ‘Tunnel’ ini… berasa ‘ada nyangkut-nyangkutnya gitu’. Double LoL. Meski kasus pembunuhan berantai yang diangkat (read : pembunuhan berantai Hwaseong di Korea Selatan) sudah sering dijadikan topik dalam banyak produksi, namun ‘Tunnel’ tetap memberi sentuhan berbeda yang dijamin bakal tetap bikin penonton penasaran. Nggak melulu menawarkan kasus berdarah-darah, ‘Tunnel’ dilengkapi dengan unsur komedi menjanjikan melalui bromance war antara Park Kwang Hoo senior (karena ada Kwang Hoo junior juga—trololol) yang nyasar dari jaman dulu dan rada gaptek dengan Kim Sun Jae si Letnan jutek tapi modis nan karismatik. Unsur misteri pun semakin kuat dengan bubuhan genre fantasi dalam drama ini.

(Paragraf selanjutnya memasuki fase spoiler, jadi kalau tidak suka bocoran, lebih baik jangan dibaca. LoL)

Setelah menonton dua episodenya, banyak sekali pertanyaan yang bersarang di benak Pio dan mungkin harus ditanyakan pada rumput yang bergoyang. LoL.

Source: hancinema.net
Source: hancinema.net
  1. Meskipun kandidat kuat tersangka sudah ditunjukkan di episode 1, yaitu Jung Ho Young, tapi di Asianwiki yang biasanya update perihal jajaran pemain sebuah drama, tidak muncul sosok muda maupun dirinya di masa tua. Hal ini menimbulkan dua dugaan dari Pio.

> Di masa depan (tahun 2016) dia sudah mengubah identitasnya. Kalau benar, maka sejauh data jajaran pemain yang muncul di situs tersebut,Pio pun mencurigai sosok Dokter Mok Jin Woo yang merupakan dokter forensik di tahun 2016. Jika diperhatikan dengan garis wajah Ho Young remaja, serta perkiraan usia pelaku di masa kini, maka dokter tersebutlah yang paling memenuhi syarat. Ho Young muda pun berlatih membunuh dengan membunuh dan memutilasi anjing-anjing peliharaan tetangganya, tentu saat dewasa ketrampilannya akan lebih sempurna jika mengambil pendidikan medis. Sudah banyak terjadi kasus pembunuhan di dunia nyata yang dilakukan oleh tenaga medis. Ketrampilan mereka menggunakan alat bedah dkk yang tidak dibarengi kestabilan mental memang rentan memicu penyalahgunaan kemampuan semacam itu.

Baca juga   7 Drama Korea yang Diberi Judul dengan Nama Karakter Utamanya

> Atau kemungkinan juga si pelaku, entah benar Ho Young atau bukan, pun dapat menjelajah waktu sebagaimana Kwang Hoo. Klue ini didapat Pio saat menyaksikan ending episode pertama saat Kwang Hoo yang habis dipukul dengan batu oleh pelaku sampai nyaris kehilangan kesadaran, berkata bahwa dia akan mengikuti kemanapun si pelaku dan menangkapnya. Setelah berkata begitu, tiba-tiba dia ada di masa depan. Jadi, bukan mustahil keinginan kuat Kwang Hoo itu membuatnya berhasil menyusul si pelaku yang merupakan penjelajah waktu. Terlebih, tubuh korban kelima yang tidak diketahui rimbanya pun ditemukan pada tahun 2016 dalam keadaan belum membusuk, alias belum lama dikuburkan. Mungkin saja setelah membunuh korban kelima di masa lalu, pelaku pergi ke masa depan dan baru membuang jasad korban, ‘kan? Penjelajahan waktu si pelaku juga tentu membuat dirinya mudah melarikan diri dan sulit terendus. Habis ngebunuh, lari deh ke masa depan. Enak, tho?

Source: askkpop.com
Source: askkpop.com
  1. Motif Letnan Kim Sun Jae dan Psikolog Kriminal Shin Jae Yi, serta hubungan mereka dengan Park Kwang Hoo.

Hubungan antara ketiga tokoh utama ini cukup menarik untuk diperhatikan sekaligus membuat bertanya-tanya. Kenapa Park Kwang Hoo senior yang tengah menyelidiki kasus pembunuhan berantai terlempar ke masa depan lalu bekerja sama dengan Kim Sun Jae dan Shin Jae Yi yang dapat dikatakan tidak memiliki sangkut paut langsung terhadap kasus tersebut? Perlu diketahui, Kim Sun Jae adalah lulusan Akademi Kepolisian. Alumni akpol, biasanya menjadi petugas administratif atau tenaga khusus (contohnya di unit cyber) dan bukan terjun langsung ke lapangan seperti para detektif di unit tindak kriminal kepolisian. Soal jenjang karir pun, lebih menjanjikan lulusan akpol seperti Sun Jae. Itu sebabnya, Ketua Tim Jeon Sung Shik menyebut dia tamu di divisinya, karena dia meninggalkan potensi masa depan karir cerah demi ‘kerja kasar’ di tim tersebut. Jadi, apa motif Sun Jae sebenarnya?

Ditambah sikap Jae Yi yang tidak kalah aneh. Dia terlihat membenci pembunuh dan di episode dua tampak memanipulasi Lee Sun Ok (pembunuh berantai wanita pertama di Korea) untuk menghabisi nyawanya sendiri. Lulusan luar negeri dengan masa depan yang juga cerah, tapi tidak memiliki emosi dan mendadak bergabung dengan tim kriminal kepolisian hwayang. Kenapa?

Baca juga   [REVIEW] Queen of The Ring: Cinta Tak Hanya Soal Kecantikan

Pio sih menduga Sun Jae adalah anak dari korban keenam si pembunuh berantai (yang bersuami tentara). Di episode 1, adik imut itu lumayan disorot. Tentu bukan tanpa alasan, ‘kan? Dia ingin mencaritahu dan menangkap pembunuh ibunya, sebab itu berkeras bertahan di divisi kriminal kepolisian Hwayang—penanggungjawab kasus tersebut di masa lalu. Dia punya ikatan yang cukup kuat juga dengan Kwang Hoo. Ingat ‘kan pas dia digendong Kwang Hoo anteng-anteng saja!? Sedangkan untuk Jae Yi, Pio duga sih dia anak dari Kwang Hoo. Soalnya, saat Kwang Hoo hilang, Yoon Seok dinyatakan dokter sedang hamil. Dan marga Yoon Seok adalah ‘Shin’. Mungkin, demi menjaga si anak—entah dari apa itu—Yoon Seok pindah ke luar negeri dan memberi nama keluarganya pada Jae Yi? Atau mungkin Yoon Seok menjadi salah satu korban si pembunuh berantai, Jae Yi diadopsi dan kemudian kembali ke Korea untuk menyelidiki perihal kematian ibu kandungnya itu? Jika benar, maka bisa diterima alasan Kwang Hoo terseret ke tahun 2016, yaitu membantu sekaligus melindungi puterinya dan juga si bayi imut yang dulu pernah dikenalnya. (P.s : seperti ayah Song Ma Rin di ‘Tomorrow With You’ yang berusaha melindungi puteri sekaligus menantunya).

Source: hancinema.net
Source: hancinema.net
  1. Dan terakhir tentang kebetulan yang terlalu kebetulan *LoL. Siapa sosok Park Kwang Hoo junior yang sempat muncul sekilas di episode dua dalam adegan kejar-kejaran mobil itu? Kenapa dia penuh luka dan terlihat ketakutan? Siapa yang mengejar? Kenapa mantan atasannya bilang seluruh foto Kwang Hoo tiba-tiba lenyap tanpa jejak? Justru misteri seputar Kwang Hoo junior ini yang paling sulit ditebak. Kalau dia kelahiran 1988, nggak mungkin dia anak Kwang Hoo junior. Yoon Seok kan hamil akhir 1986, maksimal sekitar Oktober 1987 sudah melahirkan. Nama yang sama persis dengan Kwang Hoo senior, timing menghilangnya pun tepat sehingga bisa digantikan Kwang Hoo senior, juga keberadaannya setelah dikejar orang tersebut. Misterius, ‘kan?

Nah, itu tadi sedikit ulasan dari Pio mengenai drama Tunnel. Bagaimana? Sobat Pio tertarik menonton? Atau yang sudah menonton punya pendapat berbeda dengan Pio? (Cont. Ayra)

 

 

 

 

 

 

 

What Do You Think?